1. Bersyukur untuk hari lahirnya Pancasila (1 Juni 1945) sebagai anugerah dan hikmat dari Tuhan; berdoa untuk hadirnya Pancasila menjadi dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia yang mengingatkan bersama untuk tetap menjaga persatuan kesatuan bangsa, salah satunya menerima dan mensyukuri keberagaman/kemajemukan yang terjadi pada bingkai Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI. Kiranya Tuhan menolong penyelenggaraan negara dan kehidupan warga negara Indonesia untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

2. Pengendalian kasus Covid-19 dan percepatan program vaksinasi dilakukan pemerintah Indonesia yang nantinya mempengaruhi kelangsungan pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi dan upaya pemerintah pusat/daerah serta seluruh pihak terkait mempersiapkan fasilitas pelayanan kesehatan berhubung kenaikan kasus baru yang terus meningkat seusai Lebaran dalam beberapa pekan mendatang.

3. Kesatuan hati Jemaat/simpatisan GKI GS tetap memiliki kerinduan dan kesetiaan mencari Tuhan walau aktivitas gerejawi 'dihentikan' karena pandemi, mengikuti kebaktian 'online/live streaming', pelaksanaan kebaktian onsite terbatas dengan protokol kesehatan ketat, serta setiap badan pelayanan (komisi/tim) tetap bersukacita/bersemangat dan setia melayani demi kemuliaan-Nya.

4. Tuhan memulihkan, menguatkan, dan menopang kehidupan/ketahanan keluarga Jemaat/simpatisan selama kondisi pandemi, tetap sehat, sukacita, semangat terhubung melalui online untuk selalu dibangun dalam Kristus, bertambah teguh imannya, dan hati melimpah dengan syukur.

5. Pergumulan hidup Jemaat/simpatisan yang mengalami: kesulitan ekonomi/usaha/pekerjaan, tekanan hidup, kelemahan tubuh/sakit penyakit, persoalan rumah tangga, mencari pekerjaan, calon pasangan hidup, studi daring, keluarga sedang berdukacita, merindukan anak, yang undur iman, dlsb.