20160405JumatAgung08

[ Oleh: Eko Sulistiyono ]

Ada yang berbeda ketika saya memasuki ruang ibadah utama GKI Gading Serpong. Saat itu jam baru menunjukkan pukul 9:50 namun ruangan sudah hampir penuh. Paduan Suara Alpha Singers memimpin jemaat yang sudah hadir menyanyikan lagu berbalasan “Dia Yesus t’lah Mati Bagi-Ku”. Yang berbeda adalah dentingan harmonis suara lima buah Sitar yang dipetik oleh kelompok Gu Zheng dipadankan dengan Miladomus Ensemble melalui dua suara suling dan satu keyboardist membuat suara yang syahdu dan mendayu.

 

20160405JumatAgung01

 

Pembawaan lagu dengan emosi suara yang kuat dengan pencahayaan rendah yang soft, dan dekorasi temaram ungu gelap mengindikasikan minggu-minggu sebelum perayaan Paskah, berusaha membawa jemaat yang hadir untuk ikut merasakan duka akan kegelapan yang dirasakan oleh murid-murid Yesus dua ribu tahun yang lampau. Ditambah dengan penunjuk jalan yang berdiri hampir didepan mimbar, menunjukkan hanya dua arah, Surga dan Neraka.

 

20160405JumatAgung02

 

Penunjuk jalan ini merupakan salah satu property drama singkat tiga segmen. Arah ke Surga ditulis sederhana dengan tulisan berwarna hitam dan dasar Styrofoam putih, sedangkan Neraka dibuat dengan warna dasar hitam dengan tulisan berwarna merah dan outline kuning berkeluk menyerupai lidah api. Segmen pertama memperlihatkan seorang wanita cantik dan sukses bernama Erika yang diperankan oleh Sdri. Debby yang ditarik oleh dua anak buah setan (blackmen), diperankan oleh Sdr. Kevin dan Sdr. Stefanus kehadapan sosok Iblis berwarna merah dengan property make-up yang sangat baik dimainkan oleh Sdri. Mely. Erika diputuskan menjadi penghuni neraka karena dari saat hidup sampai ia meninggal, ia merasa bahwa ia orang baik, dan pantas untuk masuk kedalam surga.

 

20160405JumatAgung0320160405JumatAgung04

 

Segmen kedua dijalankan setelah doa pengakuan dosa yang dipimpin oleh Pdt. Janne Idris. Pada segmen ini kedua blackmen membawa seorang pemuda berandal bernama Carlos (Sdr. Edy) yang kesukaannya adalah mabuk, berjudi dan berprofesi sebagai pembunuh. Di hadapan Iblis yang tertawa lantang, Carlos mengakui segala hal yang sudah dilakukannya selama hidup, ia sudah siap menjadi penghuni neraka, namun dalam kata-kata terakhirnya, ia menyesali segala perbuatannya dan mengakui bahwa Kristus adalah Tuhan yang sungguh. Ia berjanji untuk memperbaiki segala perbuatannya bila diberikan kesempatan. Namun semua sudah terlambat, Iblis menarik tangan Carlos untuk memasuki tempat yang penuh kertak gigi, namun sebelum ia sampai, sosok seperti malaikat atau Yesus yang diperankan oleh Pdt. Santoni menarik Carlos keluar dari neraka.

 

20160405JumatAgung05

 

Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” Kalimat ini ditulis Lukas dan menjadi tema kebaktian Jumat Agung GKI Gading Serpong 2016. Pdt. Santoni menitikberatkan pada pasal 44 sampai 49 yang memiliki kemiripan pada ucapan Daud di Mazmur 31:5. Dua hal yang dapat saya simpulkan, yaitu kepatuhan Yesus pada rencana Allah dan kecintaan Yesus terhadap manusia, seberapapun besar kesalahan yang kita perbuat, asalkan manusia mau menyerahkan dirinya kepada Allah, maka ia akan diselamatkan.

Keselamatan yang disediakan oleh Allah, yang kita peringati setiap tahun dengan Perjamuan Kudus adalah hadiah yang terindah. Lagu Via Dolorosa yang menggambarkan jalan yang diambil Yesus untuk memberikan tubuhnya dipilih sebagai pengiring ketika baki berisi roti bundar tanpa ragi dihantarkan kepada jemaat. Darah yang menetes di kayu salib menandakan kecintaan Allah terhadap segalanya diwakili dengan menyanyikan “Above All” untuk mengiringi sloki berisi anggur perjamuan diberikan kepada sekitar 3000 jemaat yang hadir dan mengaku bahwa Allah diatas segalanya.

 

20160405JumatAgung07

 

Carlos tersadar dari mimpi merupakan segmen ketiga dan kesimpulan dari drama ini. Orang yang baik tidak bisa masuk kedalam Kerajaan Allah, apalagi orang yang jahat. Orang yang bisa memasuki kerajaan Allah hanyalah orang yang menyerahkan segalanya kedalam tangan Tuhan.

 

20160405JumatAgung06

 

 

Catatan penulis:
Jemaat yang hadir: 1.074 kebaktian pagi, 1.411 kebaktian siang, dan 465 kebaktian sore.

Berdasarkan abjad
Alpha Singers: Chrisil, Elfin, Elia, Furra, Gleve, Lily, Noel, dan Olive.

Miladomus Ensemble:
Pagi: Angela Daisy Yaputra, Anindia Pradita, Dony Sutanto, Edlyn Felicia, Eni Agustien, Jane Putri, Jodie Farica, Kevin gan, Maria SE, dan Phebe Charista.
Siang: Dony Sutanto, Edlyn Felicia, Eni Agustien, Jane Putri, Jodie Farica, Kevin Gan, Leny Tjandra, dan Maria SE.
Sore: Donny Sutanto, Jossia, Kevin Gan, Maria SE, Nadya Justine, Natania Janice, dan Paramitha Putri Santoso.

Pemain Drama: Debby sebagai Erika, Edy Sitohang sebagai Carlos, Elisa sebagai Blackmen, Elton Jhon sebagai Blackmen, Melly sebagai Iblis, Pier sebagai Iblis, dan Pdt. Santoni sebagai Yesus.

Artikel Terpopuler

  1. Covid 19: Sampai Titik Akhir!

    Information
    Dibaca: 680 kali
  2. Seandainya ini adalah Jejak Terakhir

    Information
    Dibaca: 228 kali