Penulis: Hebron Winter Pemasela

Bagi sebagian orang, istilah “Monkey See, Monkey Do” merupakan sebuah istilah yang tidak asing. Istilah ini populer di tahun 1900, di mana perkataan ini berarti belajar sesuatu dengan cara menirukannya. Hal ini sering kali dikaitkan juga dengan anak, maka pernyataan ini sering dilanjutkan dengan “Monkey See, Monkey Do: Children See, Children Do.” Bukan untuk membandingkan antara manusia dan hewan, tapi ingin memberikan sebuah pelajaran yang sangat penting, bahwa sering kali anak-anak tanpa disadari meniru apa yang dia lihat, entah itu di rumah, di lingkungannya, atau di mana pun dia berada. Hal-hal yang dapat dilihat dan ditiru seseorang itu bisa berupa perilaku, cara berbicara, berjalan, makan, minum, tidur, dan bahkan juga  iman. 

Alkitab menyatakan bahwa iman itu bisa ditiru. Hal ini dengan sangat jelas dinyatakan oleh Rasul Paulus dalam 1 Korintus 11:1, “Be Imitators of me, as I am of Christ” (Jadilah peniruku, sebagaimana aku meniru Kristus). Paulus meminta kepada jemaat yang ia layani untuk melihat dan mengimitasi seluruh kehidupannya, dari cara dia hidup, berkata-kata, bertindak, berdoa, membaca Firman, dan bertumbuh dalam iman. Maka dari itu, salah satu bentuk pemuridan dan penginjilan yang terbaik adalah dengan menunjukkan “display” terbaik dari bagaimana seharusnya seorang murid Kristus itu.
 Silakan download untuk membacanya..
Download lampiran:
FileDescriptionCreatorFile size
Klik untuk download lampiran ini (MONKEY, Bina Muda, 8-9.PDF)MONKEY, Bina Muda, 8-9.PDF Monica Horezki133 kB

Artikel Terpopuler