Warta Jemaat GKI Gading Serpong, Minggu, 6 September 2020

Tuhan Yesus menghendaki agar kita bersaksi (Kis. 1:8; Mat. 28:18-20). Di bulan Sepember 2020, yang merupakan bulan misi GKI Gading Serpong, kita diajak untuk bersaksi bagi Tuhan. Baik melalui pemberitaan Injil, pelayanan kasih, maupun bersaksi melalui kehidupan.

Bersaksi melalui kehidupan itu penting dan jangan dilupakan. Tuhan Yesus berkata: “kamu adalah garam dunia” dan “kamu adalah terang dunia” (Mat. 5:13-16). Jadi, hendaklah kita bersaksi bagi Tuhan melalui kehidupan yang bagaikan garam dan terang di tengah dunia ini.

Kamu adalah garam dunia (Mat. 5:13). Garam itu sangat dibutuhkan oleh manusia. Garam digunakan untuk memberikan cita rasa pada masakan, mengawetkan makanan (telur, ikan dan sayur), serta membantu proses penyembuhan. Seperti halnya garam, yang tidak kelihatan dalam masakan tetapi memiliki pengaruh yang kuat untuk memberi cita rasa, demikian hendaknya kehidupan setiap orang percaya di tengah masyarakat. Meskipun sering tidak diperhatikan dan kurang diperhitungkan, namun hendaklah umat Tuhan senantiasa memberikan pengaruh yang positip. Sebagai garam dunia kita terpanggil untuk menjalankan peranan melanggengkan norma-norma yang baik, menghindarkan dunia dari kerusakan, serta berbuat sesuatu untuk kebaikan dan menolong orang lain untuk melakukan kebaikan. Orang Kristen yang kehidupannya tidak menjadi saksi Kristus yang baik dapat diibaratkan seperti garam yang telah menjadi tawar dan tidak berguna lagi.

Kamu adalah terang dunia (Mat. 5:14-16). Jangan biarkan cahayamu tersembunyi. Berkenaan dengan hal ini, Tuhan Yesus memberikan dua gambaran. Pertama, kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Mengapa? Karena cahaya-cahaya lampu-lampu kecil di malam hari yang banyak jumlahnya akan terlihat sinarnya dari kejauhan. Kedua, orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkan di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian. Mengapa demikian? Supaya cahayanya dapat menerangi semua orang dalam rumah itu. Jadi, sebagai murid-murid Kristus, pancarkanlah terang yang kita telah terima dari Tuhan Yesus (Yoh. 8:12). Walaupun pelita kita kecil, namun cahaya terangnya tetap dibutuhkan di dunia yang gelap ini. Bersinarlah terus! Walaupun cahaya kita kecil, tetapi bila dipancarkan bersama-sama akan mendatangkan terang yang sangat berarti. Bersinarlah terus dengan sikap, tutur kata, dan perbuatan yang baik. Ingatlah sabda Tuhan: “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Mat. 5:16).

AL

Warta Dan Renungan Terpopuler