Dalam kehidupan sebagai warga negara dan umat percaya, jemaat dipanggil untuk menjalankan tanggung jawab secara bijaksana, termasuk dalam hal kewajiban perpajakan. Perkembangan sistem administrasi perpajakan secara digital, seperti penggunaan coretax, menuntut pemahaman yang baik, agar jemaat dapat melakukan pengisian dan pelaporan dengan benar.
Melihat kebutuhan tersebut, Komisi Dewasa GKI Gading Serpong menyelenggarakan seminar bertema “Coretax Unlocked”. Melalui kegiatan ini, diharapkan jemaat dapat memperoleh pengetahuan yang lebih jelas dan aplikatif terkait proses tersebut, khususnya memahami konsep dan fungsi coretax, langkah-langkah dalam pengisiannya, serta berkesempatan untuk bertanya dan berdiskusi secara langsung dengan narasumber yang kompeten.
Sabtu, 7 Maret 2026, sejak pukul 10.00, Aula Kana, Griya Kasih, Jl. Kelapa Gading Selatan blok AG15 No.16, Kelapa Dua, Pakulonan Barat, Tangerang telah dipadati oleh peserta. Antusiasme sangat terasa. Tidak kurang dari 115 orang menghadiri acara ini.
Sebagai narasumber, dihadirkan Petrus Kho, S.H., M.M., BKP., CFP dan Jordan Mamesah, S.E., M.Ak, yang sehari-harinya memang berprofesi sebagai konsultan pajak.
Yuniarti Katu bertindak sebagai pembawa acara, diiringi oleh Ma Ly Ly sebagai pemusik, dan Yosua Hinarno sebagai petugas multimedia. Penanggung jawab kegiatan ini adalah pengurus lama dan pengurus baru Komisi Dewasa, yaitu Finy Patricia dan Oloan Nixon Pola Sitanggang.
Kegiatan diawali dengan pujian bersama dari Kidung Jemaat (KJ) 337 “Betapa Kita Tidak Bersyukur”, yang dipimpin oleh pembawa acara. Selanjutnya, Pdt. Danny Purnama memimpin doa pembuka. Dalam kesempatan tersebut, Pdt. Danny juga menyampaikan penjelasan singkat yang dikaitkan dengan firman Tuhan mengenai ajaran Yesus tentang kewajiban membayar pajak.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi seminar oleh kedua narasumber. Mereka menjelaskan mengenai pengisian coretax, mulai dari konsep dasar hingga hal-hal teknis yang perlu diperhatikan oleh para wajib pajak. Para peserta tampak sangat serius mengikuti pemaparan materi.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini, para peserta begitu antusias. Banyak pertanyaan diajukan terkait berbagai aspek pengisian coretax. Sesi diskusi berlangsung sangat aktif, hingga melewati batas waktu yang telah direncanakan.
Acara kemudian ditutup dengan nyanyian NKB 204, “Di Dunia yang Penuh Cemar”, dan doa penutup oleh Homing Wulur pada pukul 13.10 WIB.
Topik yang diangkat dinilai sangat relevan dengan kebutuhan jemaat saat ini, dan memberikan manfaat yang nyata bagi peserta dalam memahami pengisian coretax.