Seminar pasutri kembali digelar oleh sie Pasutri Muda, Komisi Dewasa GKI Gading Serpong pada 14 Februari 2026, bertepatan dengan hari Valentin. Acara dilangsungkan pukul 18.00–20.30 di Aula Kana, Griya Kasih, Jl. Kelapa Gading Selatan Blok AG15 No.16, Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang. Di saat banyak orang merayakan kasih dengan cara yang beragam, sebagian pasangan suami istri memilih untuk berhenti sejenak, bersyukur, dan memperkuat kehidupan pernikahan serta peran mereka sebagai orang tua, melalui seminar bertema “Orang Tua yang Memuridkan.”
Seminar ini menghadirkan Pdt. Sandi Nugroho dari GKI Pregolan Bunder, Surabaya. Dengan gaya penyampaian yang santai dan interaktif, peserta diajak melihat kembali panggilan orang tua dari sudut pandang iman dan kehidupan sehari-hari.
Setidaknya, 32 pasang pasutri hadir dalam seminar ini. Selain mereka, ada 16 anak yang mengikuti acara khusus yang diadakan secara paralel, bersama para guru sekolah Minggu, Komisi Anak GKI Gading Serpong. Dengan demikian, para orang tua dapat mengikuti seminar dengan lebih fokus, sementara anak-anak tetap terlayani dan menikmati aktivitas yang disiapkan secara khusus.
Melalui firman Tuhan dan diskusi terbuka, para peserta diingatkan, menjadi orang tua, mereka bukan hanya perlu hadir secara fisik, melainkan perlu hadir secara utuh – emosional, relasional, dan spiritual. Orang tua tidak dipanggil hanya untuk “ada”, melainkan untuk secara sadar memuridkan, menuntun anak mengenal Tuhan, serta menolong mereka bertumbuh dalam iman dan karakter.
Salah satu pelajaran yang dapat dicermati adalah teladan hidup Ishak, yang digambarkan melalui tiga hal penting: mezbah, kemah, dan sumur. Mezbah melambangkan relasi dengan Tuhan, kemah menggambarkan rumah sebagai tempat yang aman dan penuh penerimaan, sementara sumur melambangkan penghidupan serta tanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Ketiganya menjadi gambaran keseimbangan peran orang tua dalam memuridkan anak—menghadirkan Tuhan, menciptakan rasa aman, dan membangun kehidupan yang layak—sekaligus menjalankan mandat Tuhan untuk mengusahakan dan memelihara bumi.
Seminar ini menekankan, pemuridan perlu berlangsung secara intersubjektif dan intergenerasi. Proses ini tidak berjalan satu arah, melainkan melalui relasi yang saling memengaruhi dan melibatkan lintas generasi. Dalam kehidupan urban, hal ini menjadi semakin relevan, terutama pentingnya kesepahaman antara orang tua dan kakek-nenek, yang sering kali turut berperan dalam pengasuhan anak, khususnya bagi keluarga yang menitipkan anak saat bekerja.
Peserta juga diajak merefleksikan dinamika deparenting, reparenting, dan new parenting—yaitu sebuah perjalanan untuk menyadari pola asuh yang pernah diterima, memperbaikinya, dan membangun pola pengasuhan yang lebih sehat serta berakar pada firman Tuhan.
Di akhir seminar, satu pengingat penting kembali ditekankan, tujuan memuridkan anak bukanlah membuat mereka semakin bergantung pada orang tua, melainkan secara perlahan mengurangi ketergantungan itu, dan mengarahkan mereka untuk semakin bergantung pada Tuhan.
Seminar berlangsung dalam suasana yang hangat dan interaktif. Diskusi mengalir, hidup, dan terasa relevan bagi para peserta. Kali ini, bukan hanya pasutri muda yang hadir, tetapi juga pasangan dari berbagai usia pernikahan–menunjukkan bahwa pergumulan sebagai orang tua yang memuridkan adalah perjalanan bersama, yang terus relevan di setiap fase kehidupan keluarga Kristen.
Sie Pasutri Muda
Sie Pasutri Muda Komisi Dewasa GKI Gading Serpong adalah wadah pembinaan bagi pasangan dengan usia pernikahan hingga lima belas tahun, yang disiapkan untuk menolong pasangan bertumbuh dalam relasi pernikahan dan peranannya sebagai orang tua. Selain seminar yang diadakan empat bulan sekali, sie Pasutri Muda GKI Gading Serpong juga mengajak rekan-rekan bergabung dan bertumbuh bersama dalam KTB Pasutri Muda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Yohanes Kurniawan-Sylvi Anggraini di nomor 08995330048.
*Penulis adalah Koordinator Acara Pasutri Muda, Komisi Dewasa - sie Pasutri GKI Gading Serpong untuk masa pelayanan April 2024 - Maret 2026.